Home » SEO Hack » Belajar SEO Website » 20+ Faktor ranking Website yang menentukan peringkat di Google Search

faktor peringkat website

20+ Faktor Ranking Website yang harus di optimasi agar Masuk Halaman Pertama Google

Mengungkap rahasia para mastah menguasai halaman pertama Google. Membahas 20+ Faktor ranking website dari 200+ faktor yang diyakini banyak praktisi SEO.

Bongkar rahasia para Mastah SEO dalam menguasai halaman 1 Google

Ternyata ranking website kita di Google search dipengaruhi oleh banyak faktor.

Bahkan banyak praktisi SEO yang menyakini bahwa ada 200+ faktor ranking website yang dijadikan Google untuk menilai sebuah website.

Dan dari 200+ faktor tersebut, ada  beberapa yang pengaruhnya cukup signifikan.

Nah, inilah rahasia para mastah SEO. Mereka tidak perlu mengoptimasi seluruh faktor ranking tersebut. Tapi, cukup mengoptimasi beberapa yang paling besar pengaruhnya pada ranking.

Seperti prinsip Pareto, kadang hanya 20% sebab berdampak pada 80% hasil.

Dengan fokus pada 20% sebab ini, maka kita bisa menghemat banyak sekali sumber daya. Mulai dari waktu, tenaga, uang dan sumber daya lainnya.

Inilah yang dilakukan banyak Jasa Pemasaran Online

Faktor Peringkat Website

Agar website kita tampil di halaman pertama Google, ternyata kita tidak perlu optimasi seluruh faktor ranking website yang sering dibahas.

Selain akan menghabiskan banyak sumber daya, kadang dampaknya juga tidak signifikan pada peringkat website di Google.

Lalu apa saja faktor ranking website tersebut, mari kita bahas lebih jauh.

1) Bisa di Crawling

Jika anda sudah membaca topik cara kerja mesin pencari, anda akan tahu bahwa sebelum di index, website harus di crawling dulu.

Bot Google akan mengunjungi setiap halaman website kita secara berkala.

Nah, agar website kita di index dan kemudian ditampilkan pada hasil pencarian Google. Maka kita harus memastikannya bisa di crawling.

Secara umum, seluruh website defaultnya bisa di crawling. Kecuali sengaja di blok.

Untuk pengguna WordPress anda bisa melihat pengaturan ini pada bagian Setting >> Reading dan scroll ke bawah untuk menghilangkan centangnya.

Agar bisa di crawling Google maka centangnya harus dihilangkan.

2) Kualitas Konten

Content is King, begitu kata orang-orang.

Itulah ungkapan yang sering kita dengar ketika membahas teknik pemasaran online. Ia ibarat bahan bakar pada sebuah kendaraan.

Tanpa konten proses pemasaran online tidak akan berjalan.

Konten Unik dan BerkualitasBahkan konten adalah alasan kenapa banyak orang datang, membaca, membagikan dan kembali datang ke website kita.

Kalau bukan karena konten yang disajikan, mereka tidak akan datang ke website kita. Mereka datang karena berharap konten kita menyelesaikan masalah mereka.

Begitu juga dengan Google.

Ia tidak akan memberikan peringkat di halaman pertama Google jika tidak konten yang anda sajikan pada pengguna. Bagi Google pengguna adalah raja.

Hanya saja, ada konten saja belum cukup.

Anda harus memastikan konten tersebut berkualitas, bermanfaat dan mampu menyelesaikan problem utama dari pencari informasi.

Cara penyajian konten harus menarik, isi harus bermanfaat dan mampu menyelesaikan masalah utama dari pencari informasi.

Jika ini terpenuhi, maka peluang masuk halaman pertama akan semakin besar.

Pada lain kesempatan lain akan kita bahas lebih jauh. Bagaiman cara membuat konten yang berkualitas dan relevan dengan intent user.

3) Keunikan Konten

Konten berkualitas berbeda dengan konten unik.

Jika kita menyajikan konten yang relatif sama dengan konten website lain, kemungkinan besar user akan menutup website tidak lebih dari 2 detik.

Lagipula, untuk apa mereka harus membaca konten itu-tu saja.

Maka disini kita harus bisa membuat konten yang unik. Baik dari sisi penyajian, manfaat maupun substansi utama dari konten tersebut.

Dari sisi Google mungkin juga akan melakukan hal yang sama.

Besar kemungkinan konten anda di skip Google karena memiliki kemiripan dengan konten website lain yang sudah mereka index sebelumnya.

Oleh karenanya, berusahalah untuk menyajikan konten yang unik. Tidak saja unik dari sisi kata dan susunannya, tapi juga dari sisi kebergunaannya.

4) Mobile Friendlines

Awalnya Google tidak memasukan mobile friendly sebagai salah satu faktor ranking website di Google search. Dan ini sangat wajar.

Karena waktu itu pengguna mobile tidak sebanyak sekarang.

Tapi hari ini ia menjadi faktor yang sangat penting. Bahkan Google menjadikan mobile sebagai perangkat yang diutamakan dalam proses indeksasi.

Kita mengenalnya dengan istilah Mobile-fitst Indexing.

Oleh karenanya, penting bagi kita untuk mengoptimalkannya perangkat mobile agar lebih mudah masuk halaman pertama Google.

Bagi pengguna WordPress mungkin ini sudah tidak jadi masalah.

Karena saat ini banyak sekali tema WordPress yang dirancang untuk perangkat dekstop dan sekaligus mobile. Kita tidak perlu membuat desain terpisah.

5) Page Speed

Page Speed paling krusial pada SEO.

Karena tidak ada gunanya website keren dan konten berkualitas jika tidak bisa dibuka sama sekali. Baik pada perangkat dekstop apalagi mobile.

Sehingga page speed ini perlu mendapatkan perhatian lebih.

Jika ingin kinerja SEO website anda prima, maka lakukanlah beberapa tindakan penting untuk mengoptimalkan kecepatan website.

Mulai dari memilih hosting berkualitas, desain yang tepat dan lainnya.

Intinya, Page Speed menjadi faktor peringkat website yang sangat menentukan. Sehingga harus dioptimalkan dengan maksimal untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

6) Jumlah dan Kualitas Backlink

Cukup sering kami ungkapkan, backlink seperti suara dalam pemilihan.

Dalam pemilihan, semakin banyak suara yang kita dapatkan maka makin bagus dan peluang kita menang akan semakin besar.

Tapi dengan syarat suaranya harus sah.

Begitu juga dengan backlink. Ia semacam suara yang diberikan oleh website lain ke website kita. Semakin banyak semakin bagus.

Namun backlinknya harus memenuhi kriteria backlink berkualitas.

Berasal dari website yang memiliki otoritas tinggi, konten  relevan dan berkualitas, memiliki trafik serta usia domain yang lebih lama.

Semakin banyak backlink yang berhasil di akuisisi, semakin tinggi otoritasnya maka semakin besar dampaknya pada peningkatan ranking website.

Itulah kenapa banyak orang yang berburu backlink berkualitas.

Dan cara yang paling mudah untuk mendapatkannya adalah dengan menggunakan backlink PBN yang ditawarkan Agency SEO.

Sebenarnya kita bisa buat PBN sendiri, tapi biaya pembuatan PBN cenderung lebih mahal. Ditambah biaya maintenancenya.

7) Usia dan Otoritas Domain

Pada satu kesempatan Ahrefs mengatakan bahwa 60% website yang berhasil masuk halaman pertama Google adalah domain yang berusia 3 tahun lebih.

Setelah menganalisa 2 juta domain, sedikit yang berusia dibawah 1 tahun.

Ini artinya usia domain memberikan impact yang sangat besar pada peringkat webstie di Google search. Sehinga ia menjadi faktor ranking yang perlu diperhatikan.

Ini sebenarnya sangat beralasan.

Domain yang sudah berusia cenderung memiliki lebih banyak konten, backlink dan bahkan trafik. Sehingga peluang ranking di Google lebih besar.

Kadang otoritas domainnya juga lebih tinggi.

Baik otoritas yang dikeluarkan oleh Moz seperti Domain Authority dan Page Authority maupun metrik otoritas yang dikeluarkan oleh Ahrefs seperti DR dan UR.

Jadi sebenarnya bukan karena usia domain secara langsung, tapi impact turunan dari usia domain seperti backlink, konten dan otoritas.

Lalu bagaimana jika usia domain masih baru.

Anda tidak perlu hilang harapan. Cukup optimalkan dari sisi konten, backlink (internal dan eksternal) serta kata kuncinya.

Maka peluang masuh halaman pertama makin besar.

Untuk awal, cobalah untuk menargetkan kata kunci yang low competition terlebih dahulu. Tidak perlu terburu-buru optimasi yang high competition.

8) Penggunaan Kata kunci

Kata kunci adalah sinyal relevansi website.

Melalui kata kunci yang kita tempatkan pada website, Google mencoba menilai relevansinya dengan kueri yang diketikan user.

Kemudian memutuskan untuk menampilkan atau tidak.

Keyword placement ini menjadi bagian yang sangat penting pada proses SEO kita agar bisa masuk halaman pertama Google.

Ada beberapa posisi yang idealnya kita menempatkan kata kunci diasana.

Seperti, judul halaman, meta deskripsi, heading 1, 100 kata pertama, subjudul dan kemudian ditempat lain dengan jumlah yang sesuai.

Kita tidak perlu melakukan "keyword stuffing" seperti praktek SEO pada tahun 2011 lalu. Karena itu justru berdampak negatif pada ranking.

Yang perlu kita lakukan hanyalah menempatkan keyword secara wajar pada posisi yang sudah disebutkan di atas. Tidak dipaksakan.

Jadi, jika ingin ranking di Google. Gunakan keyword yang ingin diranking dan tempat pada posisi strategi seperti di atas.

9) Optimalkan Search Intent

Search Intent adalah niat tersirat dari kata kunci yang diketikan user pada kotak pencarian user. Ia adalah alasan yang melatarbelakangi user menggunakan kata kunci tertentu untuk mendapatkan informasi.

Dan search intent menjadi faktor ranking yang signifikan impactnya.

Oleh karenanya, kita harus mampu memahami intent dari kata kunci yang digunakan user dan kemudian menyediakan konten yang relevan.

Semakin relevan konten kita, semakin besar peluang rankingnya.

Trik mudah untuk memahami intent kata kunci adalah dengan melihat hasil pada SERPs Google. Buka satu persatu dan pelajari.

Jika daftar website yang muncul lebih banyak website ecommerce seperti marketplace, kemungkinan besar intentnya adalah transaksional keyword.

Untuk meranking kata kunci ini, maka kita harus memiliki model seperti mereka. Yakni halaman website seperti toko online.

Sedangkan untuk kata kunci yang intentnya informational, biasanya fitur SERPs yang muncul seperti knowledge graph dan lainnya.

Kita akan bahas mengenai search intent lebih dalam pada BAB lain.

10) Penggunaan Anchor Text

Untuk menghubungkan antara satu halaman website dengan halaman lain biasanya kita menggunakan backlink, internal maupun eksternal.

Untuk membuat backlink ini, biasanya kita menggunakan anchor text.

Walaupun pada beberapa kasus kita tidak menggunakan anchor sama sekali dan pada kasus yang lain kita menggunakan anchor image.

Nah, anchor text yang kita gunakan pada backlink sangat  besar pengaruhnya pada ranking website kita di Google search.

Ada banyak tipe anchor text yang bisa digunakan.

Seperti : Exact Match Anchor, Long Anchor, Image Anchor, Nake Anchor, Generik Anchor, Brand Anchor dan lain sebagainya.

Pada praktek SEO tahun 2011, penggunaan Exact Match Anchor yang lebih banyak akan berdampak yang bagus pada ranking.

Tapi itu dulu. Dan tidak berlaku untuk SEO tahun 2021.

Saat ini kita harus  bisa menganalisa persentase yang tepat untuk setiap tipe anchor diatas, sehingga impact pada ranking benar-benar terasa.

11. Fresh Content

Ini bukan berarti konten anda harus selalu baru.

Tapi, pastikan konten yang diterbitkan benar-benar relevan dengan tren saat ini. Terutama untuk konten yang memang dipengaruhi oleh waktu.

Google bisa membedakan dengan mudah antara konten lama dan konten baru anda. Itulah mengapa kita perlu mengupdatenya.

Jika informasi konten anda sudah tertinggal, cobalah untuk mengupdatenya dengan informasi baru yang lebih relevan dengan tren.

12) Garis Tangan

Kita sepakat bahwa ada beberapa faktor yang impactnya dominan dibandingkan dengan faktor ranking website yang lain.

Orang-orang menyebutnya dengan nasib.

Karena sedalam apapun ilmu kita, sebaik apapun kita berencana dan sebanyak apapun sumber daya. Jika garis tangan tidak ranking, tetap tidak ranking.

Oleh karenanya, jangan pernah takabur. Menyandarkan hasil pada usaha kita yang tidak seberapa. Tapi sandarkanlah hasil pada Tuhan.

Tuhan, sang pemilik takdir.

Faktor peringkat lainnya

Sebenarnya masih banyak faktor ranking website yang lainnya.

Seperti Redirect 301, Internal Link, CTR, Dwell Time, Bounce Rate, User Experience, Titlte Tag, Description Tag,  Struktur website, permalink, SSL Certificate dan lainnya.

Setelah mengoptimasi faktor ranking website yang memiliki dampak paling signifikan pada ranking website, barulah optimasi faktor ranking berikutnya.

Kesimpulan

Faktor ranking website diatas tidak ada yang bisa berdiri sendiri. Masing-masing memiliki pengaruh pada peringkat website.

Oleh karenanya, jangan abaikan sekecil apapun impactnya.

Kita hanya perlu memilih faktor yang paling besar impactnya untuk dikerjakan terlebih dahulu, kemudian barulah faktor ranking yang lain.

Satu prinsip yang kami pegang terkait dengan SEO.

SEO itu ilmiah. Ada datanya. Ada polanya. Dan semuanya bisa dipelajari. Jika kompetitor anda bisa. Berarti anda juga bisa.

Selamat mencoba.

 

TOP