Home » SEO Hack » Belajar SEO Website » Apa itu CTR, Cara menghitung dan Optimasi CTR Website di Google Search

Apa itu CTR, Cara menghitung dan Optimasi CTR Website

Mengenal apa itu CTR, bagaimana cara menghitung CTR serta trik optimasi CTR agar bisa meningkatkan trafik dari penncarian Google organik.

apa itu ctr

Mengenal Apa itu CTR

Pada bagian lain kita sudah bahas bahwa CTR adalah salah satu sinyal ranking website pada pencarian Google.

CTR tinggi akan berdampak positif pada ranking website.

Nah, pada kesempatan ini kita akan bahas lebih dalam terkait dengan CTR. Bagaimana cara menghitung dan mengoptimasi CTR website.

Baik, kita akan mulai dari defenisi.

CTR (Click Through Rate) adalah persentase klik dan jumlah tayang website pada hasil pencarian Google (SERPs).

AGar lebih muda dipahami coba baca contoh berikut.

Misalnya website kita berhasil masuk halaman pertama Google untuk keyword "jasa promosi bisnis", dengan total tayang sebanyak 5000 tayangan.

Dari 5000 tayang tersebut. Hanya 1000 orang yang klik website anda. Sisanya tidak klik atau memilih klik website yang lain.

Nah, perbandingan antara 1000 dan 5000 itulah yang kita kenal dengan CTR. Dalam hal ini sebesar 1000/5000 = 0.20%, termasuk kategori tinggi.

Semakin tinggi semakin bagus.

Click Through Rate dipengaruhi oleh banyak hal. Mulai dari keyword intent, fitur SERPs, tag judul dan deskripsi website serta peringkat di Google search.

Jika CTR website kecil, maka kita perlu mengevaluasi elemen-elemen yang disebutkan diatas. Untuk cara optimasi CTR kita bahas pada bagian selanjutnya.

CTR tidak saja berpengaruh pada jumlah orang yang berkunjung ke website kita, tapi juga berpengaruh pada SEO website.

Website dengan CTR tinggi peringkatnya cenderung naik. Begitu juga sebaliknya, CTR rendah akan menurunkan ranking website di Google.

Jadi kita harus mengupayakan agar persentasenya tetap tinggi.

Bagaimana Cara menghitung CTR

Cukup banyak yang tanya, sebenarnya bagaimana cara menghitung CTR website kita. Agar kita tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Pada bagian sebelumnya kami sudah kami jelaskan, bahwa CTR adalah perbandingan antara klik website dan jumlah tayang.

Jika kita asumsikan klik website 1000 dan jumlah tayang 5000, maka CTR website anda bisa dilihat melalui rumus berikut.

CTR = (Jumlah klik/Total Tayang) x 100

CTR = (1000/5000) x 100 = 20%

CTR ini biasanya diukur per kata kunci. Sementara untuk CTR rata-rata website, bisa diukur dengan mengkomulatifkan semua CTR yang ada.

Pada kenyataannya, CTR rata-rata website jarang sekali yang berhasil mencapai angka 20-30%,. CTR 10% saja sudah sangat bagus.

 

Mengapa CTR penting untuk website

Ini merupakan pertanyaan fundamental dan mendasar.

Melalui pertanyaan ini kita akan paham betapa CTR website memiliki peran yang sangat penting pada proses SEO website yang sedang di jalankan.

Umunya CTR website digunakan untuk mengukur kinerja iklan.

Jika kinerja iklan bagus, kita tinggal cari tahu apa faktor yang berpengaruh paling besar. Jika kinerja iklan jelek kita juga bisa cari tahu penyebabnya.

Setidaknya ada beberapa elemen yang berpengaruh secara langsung pada kinerja iklan dan CTR ini, diantaranya adalah :

  • Tag Judul
  • Tag Description
  • Url website
  • Copywriting
  • Gambar yang digunakan.
  • Call to Action
  • Intent Keyword yang dioptimasi

Saat CTR website rendah, cobalah untuk mengevaluasi setiap elemen ini. Kira-kira mana yang menjadi pemicu jeleknya kinerja CTR website kita.

Cara Optimasi untuk meningkatkan CTR website

Sebelumnya kita sudah bahas bahwa Click Through Rate website memberikan impact langsung pada peringkat website di Google.

Jika CTR bagus ranking jadi naik dan sebaliknya.

Nah, sekarang kita akan bahas bagaimana cara meningkatkan Click Through Rate website dengan tepat. Sehingga berpengaruh pada kinerja SEO (ranking naik).

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, diantaranya :

Pahami dan Optimasi Intent Keyword

Sebelum anda membuat materi iklan untuk tag judul dan deskripsi website, coba pahami seperti apa intent keyword.

Cara paling mudah untuk mengetahuinya adalah melihat website yang berhasil tampil pada peringkat 1 - 5 besar.

Cek tag judul dan deskripsi yang mereka gunakan.

Selanjutnya anda tinggal menyesuaikan materia iklan dengan 5 daftar website tersebut. Tapi jangan persis sama seperti mereka.

Dorong peringkat agar naik

Faktanya, website yang berhasil tampil pada 3 besar memiliki peluang klik yang lebih besar dibandingkan website yang berada di ranking 6 dan seterusnya.

Oleh karenanya, kita harus mendorong peringkat website agar masuk Top 3.

Caranya dengan mengoptimasi konten sebaik mungkin, memberikan backlink otoritas dan trik internal link yang benar.

Ketika ranking naik, biasanya Click Through Rate juga ikut naik.

Optimasi Elemen Iklan

Cara meningkatkan CTR yang cukup masuk akal adalah mengoptimasi semua elemen iklan yang ada. Mulai dari tag judul hingga meta deskripsi.

Pada tag judul dan meta deskripsi coba sertakan kata kunci.

Buat bahasa iklan yang benar-benar mampu mendorong user untuk klik website anda. Ini perlu sentuhan SEO Copywriting.

Setidaknya itulah yang perlu kita lakukan untuk optimasi CTR.

 

Kesimpulan

Untuk bisa masuk halaman pertama Google memang kita harus mengoptimasi banyak sekali elemen SEO. Elemen yang kita bahas kali ini hanya salah satunya saja.

Kemudian kita juga perlu fokus pada elemen yang memiliki dampak signifikan pada perubahan peringkat website di Google search, gunanya untuk menghemat sumber daya.

Untuk apa optimasi seluruhnya jika dampaknya minimal.

Oleh karenanya, kita harus paham apa saja metrik SEO yang memiliki impact signifikan pada perubahan peringkat website di Google search.

Kemudian menganggarkan banyak sumber daya disana.

Kami berharap bahasan kita terkait elemen SEO yang satu ini berguna bagi anda. Jika anda punya trik yang lebih proven, silahkan bagikan melalui form yang sudah disediakan.

Semoga tulisan kali ini bermanfaat. Terimakasih.

TOP